Home / Internet Marketing / Begini Cara Soft Selling di Facebook

Begini Cara Soft Selling di Facebook

Jejaring sosial Facebook masih cukup menarik untuk dijadikan lahan pasar bagi kita yang ingin mendapatkan penjualan dari dunia maya alias online. Tulisan ini akan sangat bermanfaat bagi Anda yang selama ini menggunakan Facebook sebagai media untuk mempromosikan produk baik barang maupun jasa. Berjualan di Facebook bisa dilakukan dengan cara berbayar maupun gratisan. Kedua hal tersebut sudah pernah dibahas di edisi sebelumnya. Tulisan kali ini lebih banyak membahas mengenai soft selling. Apa itu soft selling? Apa bedanya dengan hard selling?

Kita akan membahas perbedaan antara keduanya serta bagaimana strategi agar mendapatkan penjualan dari Facebook tanpa harus berkoar-koar menawarkan barang. Cara ini terlebih bagi Anda yang berkumpul di komunitas, baik komunitas berdasarkan profesi, interest, hobi maupun berdasarkan lokasi.

Hard selling, jika diterjemahkan secara harafiah artinya penjualan keras. Ya, penjualan ini merupakan sebuah cara menawarkan produk kepada seseorang secara langsung. Cara ini biasanya menggunakan metode posting produk di wall atau mengirimkan pesan melalui inbox berupa penawaran produk. Cara ini banyak dilakukan oleh orang. Namun karena terkesan mengganggu, cara seperti ini lebih sering dianggap spam. Apalagi jika kita sudah ditandai di postingan jualan produk seseorang.

Meskipun produk yang ditawarkan itu berkualitas dan dibutuhkan, cara menawarkan seperti ini belum tentu bisa terkonversi menjadi penjualan. Kebanyakan orang lebih suka membeli sesuatu ke marketplace yang resmi atau membelinya kepada orang yang dikenalnya dengan baik. Karena ini adalah ranah jejaring sosial, maka tak jauh beda dengan keadaan di dunia nyata, yakni mengutamakan unsur sosial.

soft selling di facebook

Lalu bagaimana melakukannya dengan cara soft selling? Sebenarnya tidak ada trik khusus untuk soft selling, karena cara ini sebetulnya hanya bagaimana kita bisa lebih dekat dengan pelanggan secara emosional. Selain itu, kita harus menunjukkan sebagai orang yang berpengalaman, dipercaya dan capable pada bidang yang kita bidik.

Sering-seringlah posting status yang berisi edukasi seputar manfaat dan hal lain yang berkaitan dengan produk Anda. Jangan melulu buat status yang isinya promosi. Buatlah se-natural mungkin, jangan terkesan copy paste atau tekstual, tetapi jangan juga menggunakan bahasa yang sulit dimengerti.

Anda juga bisa sering-sering berkomentar di status atau postingan orang lain, baik yang sekedar postingan biasa maupun postingan yang berisi keluhan, permintaan bantuan solusi dll. Semakin Anda sering aktif di sini semakin baik posisi Anda untuk mendapatkan “personal brand”. Apalagi kalau Anda sering muncul memberi solusi atas pertanyaan kesulitan teman di Facebook.

Untuk posting seputar produk Anda, lakukan sesekali. Ini untuk mengingatkan kepada target Anda bahwa Anda menjual atau menyediakan barang dan jasa tersebut. Respon segera ketika ada seseorang yang berkomentar di postingan Anda. Jangan biarkan mereka “bertamu” di postingan tanpa ada “tuan rumah” yang menyapa.

Intinya untuk bisa melakukan soft selling adalah tentang bagaimana Anda bisa dekat dengan calon pelanggan, menunjukkan Anda capable terhadap barang dan jasa tersebut serta mudah dihubungi. Soft selling adalah teknik penjualan dengan langsung menyasar ke hati si calon pelanggan. Bagaimana Anda bisa menarik hatinya, di situlah Anda akan mendapatkan pelanggan tanpa perlu berkoar-koar apalagi menyebar spam.

Artikel menarik lainnya ada di Majalah Laundry dan Tabloid Laundry versi cetak.

baca artikel lain di majalah laundry

[anto]

 

Ada komentar?

Baca Juga

Jangan lupa share :)

About Majalah Laundry

Majalah Laundry adalah media referensi usaha laundry. Terbit untuk Anda yang ingin menambah pengetahuan, wawasan dan tips serta trik dalam mengembangkan dan mengelola usaha laundry. Kami terus berupaya menghadirkan sesuatu yang baru ke hadapan Anda.
shares