Home / Event / Omzet Laundry Sepi? Mungkin Ini Penyebabnya

Omzet Laundry Sepi? Mungkin Ini Penyebabnya

Berbagai jenis pelatihan, workshop dan seminar seputar laundry sering diadakan. Mulai dari kelas dasar untuk pengusaha laundry pemula hingga kelas untuk laundry profesional. Berbagai ilmu diajarkan oleh para mentor dalam sejumlah kesempatan.

Sebut saja kopdar komunitas atau asosiasi laundry. Hampir selalu mengetengahkan acara pelatihan baik singkat maupun yang full day. Peserta selalu datang dalam jumlah banyak. Para pengusaha laundry terlihat sangat antusias menyimak setiap hal yang disampaikan oleh mentor.

Lambat laun, para pengusaha laundry mulai memiliki ilmu yang cukup untuk menaikkan “kelas” laundry mereka. Yang awalnya hanya laundry kiloan, berbenah dan beralih pada laundry satuan profesional.

Sayangnya masih banyak pengusaha laundry yang meskipun ilmu teknisnya cukup, tetapi kurang cakap dalam hal mendatangkan pelanggan. Sehingga ilmu yang dimilikinya tidak “terjual”. Omzet laundry jadi stagnan. Bisa jadi penyebab laundry sepi.

Kabar baiknya, Majalah Laundry bersama Okesip Management bakal mengadakan workshop Internet Marketing Laundry yang akan diadakan di Hotel Halogen, Jl. Bypass Juanda, Sidoarjo besok tanggal 3 September 2017.

Pemateri tunggal yakni Anto Wiyono, praktisi internet marketing yang juga pemilik usaha laundry sepatu. Beliau juga CEO Okesip Management dan Pimred Majalah Laundry.

Tulisan-tulisannya di Majalah Laundry seputar creative marketing kerap menggugah pembacanya sehingga berguna untuk meningkatkan usaha laundry.

Kali ini, Anto Wiyono bakal menjabarkan tentang cara mudah mendatangkan pelanggan melalui internet dan media sosial.

Tujuan utamanya adalah agar peserta dapat mengoptimalkan media sosial untuk mendatangkan pelanggan baik menggunakan cara gratisan ataupun berbayar seperti Facebook Ads.

Facebook Ads yang telah terbukti ampuh dapat meningkatkan kunjungan pelanggan rupanya belum banyak dimanfaatkan oleh para pengusaha laundry.

Facebook memiliki database dan semua data yang dibutuhkan oleh pengusaha UKM atau brand apa saja untuk menarik pelanggan. Baik hanya sekedar meningkatkan brand awareness maupun men-drive pelanggan.

Apalagi usaha laundry termasuk usaha yang mengandalkan pelanggan lokal. Ini tentu lebih mudah untuk mengoptimalkannya menggunakan media sosial seperti Google Map, Google Local Guide, You Tube, Facebook Ads dan Instagram Ads.

“Facebook Ads kan sekarang bisa dipelajari dengan mudah. Apalagi pembayarannya bisa melalui Alfamart, Indomaret atau ATM,” kata Anto.

Selain itu, lanjut Anto beriklan di Facebook Ads bisa mendapatkan konversi tinggi karena dapat disetting berdasarkan lokasi, usia pemirsa, jenis kelamin hingga minatnya.

“Jadi beriklan di FB Ads asal mau belajar dengan sabar, pasti hasilnya lebih tinggi,” sambungnya.

Dengan adanya workshop Internet Marketing Laundry, Anto berharap para pengusaha laundry dapat lebih lengkap dalam meningkatkan omzet.

Jika Anda tertarik untuk meningkatkan omzet dengan menggunakan media sosial, silahkan daftar dengan cara ketik SMS: IML(spasi)NAMA(spasi)NAMA KOTA kirim ke 081231821007.

Biaya workshop ini Rp. 1.000.000, tapi Anda berhak diskon apabila turut membagikan artikel ini di media sosial Anda. Setelah share, klaim DISKON dan seat Anda ke 081231821007.

Workshop ini dibatasi hanya 25 orang karena untuk menjaga agar belajar lebih fokus dan lebih lengkap.

Sampai jumpa di Workshop Internet Marketing Laundry! Bongkar Cara Mudah Mendatangkan Pelanggan Melalui Internet dan Media Sosial.

cara meningkatkan omzet laundry

Ada komentar?

Baca Juga

Jangan lupa share :)

About Majalah Laundry

Majalah Laundry adalah media referensi usaha laundry. Terbit untuk Anda yang ingin menambah pengetahuan, wawasan dan tips serta trik dalam mengembangkan dan mengelola usaha laundry. Kami terus berupaya menghadirkan sesuatu yang baru ke hadapan Anda.

BACA JUGA

workshop soekaer laundry sepatu

Manjakan Pelanggan, Arief Fatoni Vibrasikan Barbershop Dengan Cuci Sepatu

Jeli melihat peluang, pandai memanfaatkan momentum. Itulah gambaran sekilas sosok Muhammad Arief Fatoni, pemilik merek ...

shares