Home / Keuangan / Perlunya Grup WhatsApp Untuk Komunikasi di Usaha Laundry

Perlunya Grup WhatsApp Untuk Komunikasi di Usaha Laundry

MAJALAH LAUNDRY – Usaha laundry adalah sebuah usaha yang memiliki prospek bagus. Asal dikelola dengan baik, usaha cuci baju ini bisa dijadikan tulang punggung pendapatan keluarga. Bahkan tak sedikit yang menjadikan usaha laundry sebagai usaha utama dan mengembangkannya sedemikian rupa.

Namun, ada kalanya pemilik laundry tidak dapat setiap hari datang ke outlet dan mengontrol kegiatan yang di laundry. Karena alasan tertentu seperti masih bekerja di tempat lain, memiliki usaha lain, terlalu jauh dari rumah atau karena sedang hamil, misalnya, seseorang tidak dapat mengunjungi outlet setiap hari dan mengontrol karyawan.

Nah, untuk itu diperlukan kiat agar komunikasi antara pemilik dengan karyawan tetap terjaga. Komuniaksi ini diperlukan agar segala sesuatu isu yang terjadi di outlet dapat dilaporkan dengan cepat oleh karyawan.

Pemilik usaha juga dapat mengontrol sewaktu-waktu apabila ada sesuat yang diperlukan.

Menggunakan grup chat seperti Grup WhatsApp menjadi salah satu solusi. Aplikasi WhatsApp kini hampir selalu dimiliki dan digunakan oleh pengguna smartphone. Lagipula, smartphone bukan lagi barang yang mewah saat ini. Hampir semua pengguna ponsel memilikinya.

Seperti yang digunakan oleh Mariam, pemilik d’Marijem Laundry. Pengusaha laundry di Cilegon ini mengandalkan Grup WhatsApp sebagai alternatif media komunikasi dengan timnya di laundry.

Mariam yang memberi nama grupnya “d’Marijem Squad” ini merasa cukup terbantu dengan adanya grup chatting besutan Jan Koum tersebut.

Apalagi, setelah mengetahui dirinya hamil, praktis jarang datang ke outlet. Ia hanya mengandalkan grup WhatsApp untuk memantau perkembangan dan hal-hal yang ada di usahanya.

“Ini grup penting banget, buat koordinasi antar team, nambah kedekatan emosional karyawan dan untuk sharing knowledge,” ujar Mariam.

Bukan itu saja. Saat ada kendala mesin, atau ada komplain pelanggan yang harus segera ditangani, Mariam bisa dapat laporan segera dari grup tersebut.

Sementara itu laporan omzet wajib dilampirkan setiap closing. “Jadi saya bisa tahu perkembangan usaha setiap hari,” imbuhnya.

Jika menginginkan laporan yang lebih detail, sebaiknya tersedia komputer dan jaringan internet di outlet. Sehingga laporan harian atau mingguan bisa dilampirkan di grup dengan menggunakan WhatsApp di desktop baik berupa screenshot maupun dokumen lengkap seperti DOC atau PPT.

Nah, bagi Anda yang sedang kesulitan melakukan komunikasi dengan tim di laundry, ada baiknya membentuk grup WhatsApp agar komuniasi semakin mudah.

Sebetulnya banyak aplikasi lain selain WhatsApp yang dapat digunakan untuk membentuk grup chat, tetapi saat ini yang paling populer di Indonesia adalah WhatsApp.

Ada komentar?

Baca Juga

Jangan lupa share :)

About Majalah Laundry

Majalah Laundry adalah media referensi usaha laundry. Terbit untuk Anda yang ingin menambah pengetahuan, wawasan dan tips serta trik dalam mengembangkan dan mengelola usaha laundry. Kami terus berupaya menghadirkan sesuatu yang baru ke hadapan Anda.

BACA JUGA

kirana laundry

Buka Cabang Sebaiknya Pakai Brand Yang Sama Atau Brand Baru?

Ketika usaha laundry sudah mulai berjalan dan sudah mendapatkan pelanggan yang fix, tentu tak ada ...

shares