Home / Profile / Waz8 Laundry Medan Optimalkan Media Online

Waz8 Laundry Medan Optimalkan Media Online

Sebuah terobosan dilakukan oleh Waz8 Laundry Medan. Dengan  memanfaatkan teknologi informasi, laundry ini mencoba menjemput bola dengan cara menyediakan layanan mobile pada usahanya. Berikut ini wawancara kami dengan Zaki Nasution, sang pemilik.

Bagi sebagian warga kota Medan mungkin sudah lumrah melihat mobil layanan pick up and delivery Waz8 Laundry Medan mondar-mandir di ibukota Sumatera Utara ini. Ya, mobil berwarna putih dengan logo dan tulisan kombinasi biru donker dan gold tersebut terlihat lalu lalang setiap hari.

Itu adalah bagian dari layanan unggulan Waz8 Laundry. Usaha yang dikelola oleh Zaki Nasution tersebut memang mengedepankan kepuasan pelanggan dengan menerapkan layanan antar jemput.

Berbeda dengan laundry lain yang hanya mengandalkan layanan SMS atau panggilan telepon, Waz8 Laundry juga menggunakan website mereka sebagai portal untuk service order. “Ini pertama di Indonesia,” kata Zaki Nasution kepada Majalah Laundry.

Zaki Nasution
Zaki Nasution

Zaki mengatakan, dengan layanan online order tersebut ia bisa menjangkau lebih luas di kota Medan. Yang terpenting baginya adalah pelanggan tidak perlu repot untuk mengantar cucian ke outletnya. Dengan order online, pelanggan cukup memilih menu yang ada di web tersebut lalu klik ORDER.

Sistem kerja web tersebut juga terbilang unik. Menu order yang diterapkan sama dengan toko online dimana pelanggan bisa mengklik item pakaian dan menambah jumlahnya dengan cara menambahkan klik. Bahkan sudah terdapat kategori pria, wanita, anak-anak, boneka dan bedding seperti sprei, bed cover, handuk, sarung bantal dll. Ada pula menu khusus untuk layanan setrika saja.

waz8 laundry medan

Setelah pelanggan mengklik item dan jumlah order, di kolom bawah akan muncul jumlah bill yang harus dibayar. Sama dengan cart yang ada di menu toko online. Tentu saja, ini membutuhkan member area dimana pelanggan bisa mendaftarkan diri sebagai member.waz8 laundry medan

Waz8 Laundry menerapkan harga yang lebih murah jika mengorder melalui layanan online ini. Waktu pengerjaan sama dengan layanan reguler yakni dua hari. Namun, menurut Zaki, layanan order online lebih disukai pelanggan karena mereka bebas dari kemacetan serta lebih merdeka dalam menentukan waktu.

Secara hitungan bisnis, dengan menerapkan layanan order online, tidak diperlukan terlalu banyak outlet. Dengan hal tersebut tentu saja biaya untuk menyewa ruko dan pengelolaan outlet lebih bisa dihemat. “Kami cukup menyediakan mobil, sopir dan satu customer service mobile. Tentu saja ini lebih murah ketimbang sewa atau beli ruko, “ kata suami dari Ade Wirna Harahap ini.

Apalagi dengan adanya mobil dengan full branding yang lalu lalang setiap hari, efek promosi keliling tentu saja didapat dengan mudah. Hal ini diakui Zaki memberi dampak marketing dan kepercayaan dari pelanggan.

Waz8 Laundry memang menyasar pelanggan kelas menengah hingga premium. Untuk itu, selain adanya kemudahan dalam melakukan order, Waz8 Laundry Medan juga menerapkan SOP serta didukung oleh mesin-mesin berteknologi tinggi.

Kini, dalam usia enam tahun, Waz8 Laundry telah memiliki dua outlet dan satu kantor pusat yang juga berfungsi sebagai workshop. Total karyawannya ada 32 orang.

Dalam melakukan strategi promosi, Waz8 Laundry Medan sadar betul akan perlunya internet marketing. Selain memanfaatkan Google Ads sebagai media iklan, Waz8 Laundry juga melakukan promosi melalui media sosial, Google Bisnis, Google Analytics, SEO hingga Instagram bersponsor.

Apakah Zaki Nasution tidak memiliki kendala dalam mengembangkan usahanya? Tentu saja tidak. ”Kesulitan paling tinggi yaitu dalam mengelola sumber daya manusia atau SDM. Sebab sebagaimana lazimnya terjadi di semua perusahaan bahwa semakin besar organisasi di sebuah perusahaan maka akan semakin sulit pula mengelola manusia di dalam organisasi tersebut, demikian pula halnya dengan dunia usaha laundry,” ujar Zaki.

Namun Zaki terus berupaya meningkatkan mutu serta keterampilan karyawannya. Selain itu ia juga terus meningkatkan integritas karyawan dalam bisnis yang ia kelola.

Berbicara mengenai perkembangan dunia laundry, Zaki mengkaitkan dengan perkembangan dunia fashion. Ia menyoroti imajinasi desainer fashion. Semakin hari ia melihat perkembangan bahan pakaian terus berubah. Tentu saja ini harus disikapi oleh para operator laundry agar bisa mengikuti sehingga tidak salah langkah dalam mengembangkan usaha laundry sebagai bagian dari fashion.

Zaki menambahkan, perlu adanya continous improvement. Di saat laundry lain meletakkan harga di depan toko seolah-olah harga adalah satuan keramat dalam memikat pelanggan, ia justru mengedepankan inovasi sebagai variabel penting dalam mengembangkan bisnis. Ia menterjemahkan kompetisi dalam usaha laundry sebagai acuan untuk terus melakukan inovasi. “Inovasi harus bisa mengadaptasi apa kebutuhan masyarakat akan sebuah layanan laundry,” imbuhnya.

Yang tak lah penting, menurut Zaki adalah perlunya fokus dalam setiap menjalankan usaha. Ketika orang menjadikan usaha laundry sebagai bisnis sampingan, biasanya usaha tersebut menjadi tidak optimal. Hal tersebutlah yang dipahami betul oleh Zaki. Dengan fokus pada sebuah usaha, ia bisa lebih memberikan perhatian. Hal tersebut karena berkaitan dengan kebutuhan pelanggan. “Pelanggan telah mempercayakan pakaiannya untuk kita cuci, kalau kita tidak fokus dan terjadi salah dalam proses, maka hilanglah kepercayaan pelanggan,” pungkasnya.

Ada komentar?

Baca Juga

Jangan lupa share :)

About Majalah Laundry

Majalah Laundry adalah media referensi usaha laundry. Terbit untuk Anda yang ingin menambah pengetahuan, wawasan dan tips serta trik dalam mengembangkan dan mengelola usaha laundry. Kami terus berupaya menghadirkan sesuatu yang baru ke hadapan Anda.

BACA JUGA

sri derin salihah

Sri Derin Salihah Selalu Tenang Hadapi Kompleksitas Usaha Laundry

Membangun sebuah bisnis hingga menjadi besar memang terlihat menyenangkan. Namun terkadang, orang lain hanya lihat ...

shares