Home / News / Ace Ditangkap Terkait Hoax Baju Tentara China Dilaundry di Kelapa Gading

Ace Ditangkap Terkait Hoax Baju Tentara China Dilaundry di Kelapa Gading

Tangkapan Layar Video Baju Tentara Dilaundry

Bagikan Sekarang!

Orang yang menyebarkan video hoax berisi baju tentara China dilaundry di Kelapa Gading beberapa hari lalu. Sayangnya, sosok perekam videonya masih misteri. Polres Metro Jakarta Utara menggandeng Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri saat ini sedang mengindentifikasi pelakunya.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdi Susianto menerangkan, pihaknya baru saja mengamankan seorang pria berinisial Ace. Awalnya, diindikasikan sebagai orang yang merekam sekaligus mengunggah ke media sosial. Namun, dari hasil pemeriksaan, ternyata Ace hanyalah penyebar video baju tentara China di Laundry

“Hasil pendalaman Ace adalah yang menyebarkan berita hoaks,” katanya seperti kami kutip dari Liputan6, Rabu (29/7/2020).

Budhi menerangkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri untuk membantu memburu perekam video.

“Kami kerja sama dengan Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri untuk mencari siapa yang buat videonya,” ujar dia.

Sebelumnya sebuah video yang menampilkan sejumlah seragam loreng tentara asing digantungkan ke jemuran, viral di media sosial. Perekam menarasikan, pakaian itu adalah seragam tentara China yang sedang dicuci di tempat laundry di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

“Baju-baju komunis ni, komunis tentara China nyuci di Kelapa Gading ni, di Kelapa Gading menerima pakaian seragam tentara China,” kata seorang pria dalam video tersebut.

“Di-laundry Kelapa Gading menerima pakaian seragam tentara China. Ni China ni China tuh. Tentara China ini,” ucap dia lagi sambil memperlihatkan logo dan nama di seragam tersebut.

Rekaman video yang disebar Ace di media sosial direspons cepat oleh Unit Reskrim Polsek Kelapa Gading. Kapolsek Kelapa Gading Kompol Rango Siregar menyatakan, pihaknya menyisir 42 tempat laundry. Hasilnya nihil alias seragam yang di dalam video tidak ditemukan.

Dari keterangan ahli dipastikan, bahwa itu adalah tulisan Korea Selatan bukan China seperti yang dinarasikan oleh perekam video.

“Kami lacak kemudian akhirnya menemukan tersangka dan kami lakukan penangkapan,” kata Budhi dalam keterangan tertulis, Rabu (29/7/2020).

Budi menuding Ace telah menyebarluaskan informasi hoaks yang berpotensi menimbulkan keonaran. Ace dijerat dengan Pasal 45 huruf a ayat 2 junto pasal 28 undang-undang informasi dan transaksi elektronik dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara.

“Informasi yang disampaikan adalah informasi yang tidak benar,” ujar dia.

Ikuti video menarik seputar bisnis laundry di Channel Majalah Laundry

Bagikan Sekarang!

Tidak menemukan yang Anda cari? Ketikkan kata kunci pencarian Anda di sini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares

Tips & Trik Bisnis Laundry GRATIS Langsung ke HP Anda.

Masukkan alamat email Anda, jadilah bagian dari komunitas eksklusif yang akan menerima email secara berkala seputar pengembangan bisnis laundry.