Home / Profil / Bayar Cucian di Wonderwash Laundry Malang Bisa Pakai Sampah

Bayar Cucian di Wonderwash Laundry Malang Bisa Pakai Sampah

Bagikan Sekarang!

Semasa masih kuliah, pria ini dulunya sering dikecewakan oleh beberapa outlet laundry langganannya. Beberapa potong pakaian branded senilai jutaan rupiah hilang saat dilaundry. Ketika dicek ke outlet itu, pakaian tersebut tidak dapat ditemukan.

                Berkat pengalaman itu, pria bernama Dwi Arif Kurnianto ini memutuskan untuk total terjun ke bisnis laundry. Kini, meski usia bisnisnya baru satu tahun, Arif pemilik Wonderwash Laundry ini juga mendirikan beberapa perusahaan yang berkaitan dengan laundry. Bersama adiknya, Andi Setiawan, Arif bertekad menjadi pemain utama di bisnis laundry.

                Sebut saja Washing Factory, salah satu perusahaan penyedia logistik laundry ini melayani hingga seluruh Indonesia. Bukan hanya itu, pada bulan Februari ini perusahaannnya akan meluncurkan sebuah software aplikasi untuk kasir laundry berbasis cloud untuk memudahkan controling para pengusaha laundry.

Arief Dwi Kurnianto

                Arif mengaku sangat total dalam mengelola bisnis laundry. Selain terus melakukan inovasi, Arif juga sedang mempersiapkan konsep franchise untuk Wonderwash Laundry. Dengan dukungan tim logistik, IT, marketing serta sumber daya manusia yang terus diupgrade, Arif yakin Wonderwash akan mudah diterima oleh pasar.

                Pria lulusan Universitas Brawijaya ini mempersiapkan bisnis laundry dengan konsep yang matang. Ia melihat laundry bukan hanya sekedar urusan cuci mencuci, tetapi ada kebutuhan lain yang perlu diperhatikan yakni kebersihan, kesehatan, kenyamanan serta berdasarkan self experience.

                Menurutnya, laundry bukan sekedar urusan cuci mencuci yang bisa dilakukan oleh banyak orang. Namun merupakan sebuah layanan utuh yang memberikan rasa aman dan nyaman untuk menitipkan pakaian yang dimilikinya guna dilakukan perawatan.

                Belum lagi, pengelolaan laundry pada umumnya masih terbilang banyak yang sekedarnya. Padahal, prospek bisnis laundry kelas premium dan masyarakat kelas menengah ke atas cukup terbuka lebar. Hal itu kemudian mendorong Arif untuk mempelajari bisnis laundry ini.

wonderwash laundry malang
Wonderwash Laundry Malang

                Itulah kenapa, di outlet Wonderwash tidak ada satupun display baju kiloan yang ditampilkan di area service. “Wonderwash ingin menampilkan kesan bahwa jika pelanggan datang, nikmati secara penuh service dari tim kami, dan percayakan pakaian Anda untuk ditangani oleh tim kami secara profesional, sehingga kesan bahwa laundry hanya sekedar tempat cuci mencuci bisa dihilangkan sepenuhnya dari sini,” ujar Arif.

                Paradigma itulah yang ingin dihadirkan di Wonderwash agar bisa hadir dengan konsep yang berbeda dengan laundry lain pada umumnya.

                Untuk franchise ada 3 paket yang disiapkan, yakni Wonderwash Premium, Wonderwash Styles dan Wonderwash Hommy. Ketiga jenis paket tersebut kesemuanya nanti diterapkan untuk menyesuaikan kondisi dan daya beli dari masyarakat di lingkungan sekitar area outlet. Untuk saat ini, yang telah mulai difranchisekan adalah Wonderwash Styles, untuk kalangan menengah yang ingin menggunakan layanan bergengsi namun terjangkau.

                Selain franchise, tersedia juga paket BO yang dapat menggunakan brand sendiri, namun bukan ditangani oleh Wonderwash melainkan dari Washing Factory agar sesuai dengan jalurnya masing-masing.

                Pertumbuhan bisnis laundry milik Arif bukan tanpa kendala. Di awal-awal buka usaha, Arif mengaku sering bongkar pasang tim, bongkar pasang konsep bahkan desain outletpun pernah mengalami bongkar pasang.

                “Saya itu orangnya perfeksionis, jadi kalau kurang pas ya saya bongkar total lalu saya bangun lagi,” ujar Arif. Hingga kemudian Arif menemukan pola dan konsep yang matang seperti sekarang. Untuk urusan sumber daya manusia, Arif juga mengaku telah memiliki tim yang solid yang capable di bidangnya.

                Bahkan untuk tim IT, Arif menggandeng teman semasa kuliahnya yang juga menangani perusahaan nasional. Arif juga telah memiliki tim desain grafis yang berkompeten yang menjadi andalannya dalam membuat konsep mulai dari sekedar gambar untuk materi promosi hingga desain eksterior dan interior.

                Selain itu, divisi logistiknya yakni Washing Factory juga diisi oleh tenaga-tenaga profesional. Selain memasok kebutuhan Wonderwash, Washing Factory juga memasok kebutuhan alat, bahan dan perlengkapan laundry untuk umum ke seluruh Indonesia. Arif juga berniat untuk menjadi agen tunggal wilayah untuk beberapa merek produk tertentu.

                Dalam berbisnis, Arif mengaku tidak semata-mata mengejar keuntungan tanpa mempedulikan keadaan sekitarnya. Hal tersebut terbukti dengan adanya program “bayar laundry dengan sampah” yang ia jalankan.

                Konsepnya sederhana namun ia terapkan demi terlaksananya pola hidup bersih, serta peduli lingkungan bagi para pelanggannya. “Kami bekerjasama dengan Bank Sampah. Pelanggan bisa memisahkan sampah yang ada di rumah lalu membawanya ke Bank Sampah. Nanti di sana, pelanggan akan mendapatkan voucher yang bisa dipakai untuk jasa laundry di Wonderwash,” jelas Arif.

                Bukan hanya itu, Arif juga memberikan pengetahuan tentang pengelolaan sampah kepada seluruh karyawan. Ia bertekad untuk menciptakan outlet laundry yang bebas sampah. Untuk urusan instalasi air, Arif juga telah mempersiapkan konsep plumbing untuk outlet laundry yang dikelolanya. Tujuannya adalah meminimalisir limbah yang dihasilkan oleh usahanya.

                Desain outlet Wonderwash sendiri juga menggunakan konsep yang unik yakni menggunakan ribuan botol bekas minuman energi sebagai eksterior. Arif ingin memberikan konsep berbeda pada Wonderwash, selain itu juga agar dapat mengurangi potensi pembangan sampah. Ke depan, selain botol, ia juga akan menerapkan untuk barang-barang unik lain yang bisa menjadikannya lebih ramah lingkungan.

Bagikan Sekarang!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares