Home / Manajemen / Pentingnya APAR di Gerai Laundry

Pentingnya APAR di Gerai Laundry

Bagikan Sekarang!

Usaha laundry adalah usaha yang memiliki tingkat resiko yang wajib dipertimbangkan. Beberapa kasus kebakaran kerap terjadi akibat kelalaian pengeloa maupun kerusakan alat. Penggunaan api pada mesin pengering serta setrika uap tentu saja wajib disertai dengan persiapan keamanan yang cukup. Salah satunya dengan menyediakan APAR atau alat pemadam api ringan.

Tersedianya APAR menjadi keniscayaan. Alat ini sejatinya wajib dimiliki oleh workshop laundry manapun untuk menjaga dari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti musibah kebakaran.

Workshop laundry dimana terdapat bahan kimia, gas elpiji (dryer & steam boiler),  dan bahan-bahan mudah terbakar seperti kain dan plastik tentu saja sangat sensitif dan  rentan terhadap adanya kebakaran. Lalu apa pentingnya memiliki APAR? Apa saja jenis APAR dan bagaimana cara penggunaannya?

 APAR adalah alat pemadam api portable yang mudah dibawa, cepat dan tepat di dalam penggunaan untuk awal kebakaran, selain itu pula karena bentuknya yang portable dan ringan sehingga mudah mendekati daerah kebakaran. Dikarenakan fungsinya untuk penanganan dini, peletakan APAR-pun harus ditempatkan di tempat-tempat tertentu sehingga memudahkan didalam penggunaannya.

Berikut tempat yang direkomendasikan untuk diletakkannya APAR :

  1. Diletakkan pada jalur jalan keluar.
  2. Dekat dengan pintu dan diberi label yang mudah dibaca serta terlihat dengan dengan jelas.
  3. Cukup dekat dengan daerah yang berbahaya.
  4. Bila diletakkan pada gantungan (hanger), tinggi handle (pegangan) dari lantai = 120 cm
  5. Pada gedung bertingkat usahakan posisi diletakkannya APAR adalah pada posisi yang sama, diletakkan pada sudut-sudut gang (koridor) atau dekat pintu tangga.

Proses terjadinya api/kebakaran diakibatkan oleh bersatunya tiga unsur. Pertama yaitu bahan bakar atau benda yang mudah terbakar seperti bahan kimia, kayu, kain, plastik, gas elpiji. Kedua, adanya oksigen atau udara bebas dan ketiga adanya sumber panas seperti energy electron, konsleting listrik, sinar matahari, reaksi kimia, perubahan kimia atau gesekan. Apabila ketiganya bersenyawa maka akan terjadi api. Apabila sudah terjadi kebakaran maka langkah kita adalah menghilangkan adanya oksigen dalam kebakaran tersebut.

BAHAN KANDUNGAN APAR

Selain dibedakan berdasarkan besar atau ukurannya, APAR dapat pula dibedakan berdasarkan bahan pemadam (racun api) di dalamnya. APAR mengandung tiga jenis bahan, yaitu :

  1. Halon
    Adalah APAR yang diisi dengan gas carbon monoksida (CO) yang dapat mematikan api dengan mengeluarkan cairan yang dingin. Pengguna APAR dilarang memegang Nozle saat melakukan pemadaman untuk menghindari tangan menjadi kaku karena mengalami kebekuan yang berakibat fatal saat melakukan pemadaman.
  2. Powder
    Adalah APAR yang menggunakan bahan dari tepung atau bubuk. Pengguna APAR jenis ini sebaiknya menggunakan masker sebab partikel tepung atau bubuk dapat terhirup masuk ke saluran pernapasan, yang bila dalam jumlah besar dapat menyebabkan pingsan.
  3. Foam
    Adalah APAR berbahan dari jenis busa atau foam yang dibuat dari campuran air dan sabun dengan komposisi standar.


KELAS/JENIS KEBAKARAN

Di Indonesia kebakaran dibagi menjadi:

Kelas A

Kebakaran yang disebabkan oleh benda-benda padat, misalnya kertas, kayu, plastik, karet, busa, dan lain-lainnya. Media yang baik untuk pemadaman kebakaran untuk kelas ini adalah: air, pasir, karung goni yang dibasahi, dan APAR tepung kimia kering.

Kelas B

Kebakaran yang disebabkan oleh benda-benda mudah terbakar berupa cairan, misalnya bensin, solar, minyak tanah, spirtus, alkohol, dan lain-lainnya. Media yang baik untuk pemadaman kebakaran untuk kelas ini adalah: pasir, APAR tepung kimia kering. Dilarang memakai air untuk jenis ini karena berat jenis air lebih berat daripada berat jenis bahan di atas, sehingga bila kita menggunakan air maka kebakaran akan melebar kemana-mana.

Kelas C

Kebakaran yang disebabkan oleh listrik. Media yang baik untuk pemadaman kebakaran untuk kelas ini adalah: APAR tepung kimia kering. Matikan dulu sumber listrik agar kita aman dalam memadamkan kebakaran.

Kelas D

Kebakaran pada logam seperti magnesium dan sodium. Ini tergolong kebakaran berat dan dalam mematikan api kita perlu menggunakan alat khusus.


UKURAN APAR dan KEMAMPUAN MEMADAMKAN API


Ukuran APAR juga perlu diperhatikan karena akan berpengaruh pada luas api yang akan dimatikan. Misalnya APAR ukuran 9 kg digunakan untuk 5 m2 luas api, jadi per kilonya dapat digunakan untuk 0,5 m2.


BAGIAN-BAGIAN APAR

CARA PENGGUNAAN APAR

  1. Pastikan APAR berisi dan dapat digunakan (lihat indikator).
  2. Tarik Pin atau Pengunci APAR.
  3. Sebelum masuk ke lokasi kebakaran, tes terlebih dahulu dengan menekan sedikit pompanya.
  4. Berdirilah sesuai arah mata angin untuk menghindari panasnya api.
  5. Pegang selang APAR, jangan nozlenya, tekan tuas, sapukan ke api kiri dan kanan secara berulang hingga api mati.

APAR memiliki beragam jenis. Jenis-jenis APAR antara lain: APAR jenis air, powder, foam (busa) dan CO2 (karbon dioksida). Pemadaman akan efektif jika jenis penggunaanya sesuai dengan jenis kebakarannya.

APAR Jenis Air

APAR jenis air biasanya untuk pemadaman kelas A, yaitu untuk benda padat selain logam, seperti kayu, kertas, kain atau karet. APAR jenis air berfungsi untuk memutuskan sumber panas/api.

APAR Jenis Powder

Powder banyak digunakan di kantor-kantor atau fasilitas umum seperti mall. APAR jenis powder berfungsi untuk memutuskan oksigen.

Berdasarkan kelas kebakaran, ada 3 tipe APAR jenis powder yaitu reguler, multi purpose dan special dry powder. Semua jenis powder ini berhubungan erat dengan lingkungan pekerjaan di kantor atau mall tersebut.

APAR Powder Reguler, tepung kimia yang efektif untuk memadamkan kebakaran kelas B dan C. APAR Powder reguler antara lain: sodium bikarbonat, potasium bikarbonat, potasium karbonat, potasium klorida.

APAR Powder Multi Purpose, tepung kimia untuk memadamkan kebakaran kelas A, B dan C. Powder multi purpose antara lain mono amonium fosfat.

APAR Special Dry Powder, tepung kimia yg efektif utk pemadaman kebakaran kelas D. Special dry powder adalah campuran kalium klorida, magnesium klorida, natrium klorida dan kalsium klorida.

APAR Jenis Foam

APAR jenis foam (busa) cocok untuk kebakaran kelas A dan B. APAR jenis foam (busa) sangat efektik untuk mencegah api menyala kembali setelah pemadaman. Foam (busa) membentuk segel di sekitar bidang yang terbakar dan mencegah pengapian ulang.

APAR Jenis CO2 (karbon dioksia)

APAR jenis CO2 sangat cocok untuk peralatan ber-listrik dan api Kelas B. Kemudian kemampuan tingginya yang tidak merusak serta efektif dan bersih yang sangat dikenal luas. CO2  memiliki sifat non-konduktif dan anti statis. Karena gas ini tidak berbahaya untuk peralatan dan bahan yang halus, sangat ideal untuk lingkungan kantor yang modern, dimana minyak, solvent dan lilin sering digunakan.

Kinerja yang tidak merusak dan sangat efektif serta bersih sangatlah penting. Kedua model memiliki corong yang tidak ber-penghantar dan anti statis, cocok untuk situasi yang melibatkan cairan yang mudah terbakar dan bahaya listrik.

Ikuti video menarik seputar bisnis laundry di Channel Majalah Laundry

Bagikan Sekarang!

Tidak menemukan yang Anda cari? Ketikkan kata kunci pencarian Anda di sini

Check Also

5 Tips Menghindari Kebangkrutan Bisnis Laundry

Tips Menghindari Kebangkrutan Laundry                 Tidak semua usaha yang kita jalankan dapat berjalan mulus. Tak ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares

Tips & Trik Bisnis Laundry GRATIS Langsung ke HP Anda.

Masukkan alamat email Anda, jadilah bagian dari komunitas eksklusif yang akan menerima email secara berkala seputar pengembangan bisnis laundry.