Home / Profil / Rahasia Sukses Setrika Areng Laundry Bogor

Rahasia Sukses Setrika Areng Laundry Bogor

Bagikan Sekarang!

Ketika mendengar namanya pertama kali, hampir semua orang bertanya-tanya dalam hati mengenai nama laundry yang satu ini. Ya, namanya Setrika Areng Laundry. Bagi yang belum tahu dan pertama kali mendengar, pasti bertanya ‘benarkah pakai setrika areng?’. Majalah Laundry berkesempatan berkunjung ke outlet Setrika Areng Laundry dan bertemu dengan Adhi Nugroho, pemiliknya. Bagaimana kisahnya?

                Adhi Nugroho adalah satu dari sekian pengusaha laundry di Kota Bogor. Di tengah persaingan yang cukup ketat di kota itu, Adhi Nugroho memiliki cara sendiri dalam memenangkan persaingan. Selain dengan cara menyajikan layanan yang profesional, Adhi Nugroho memiliki nama laundry yang unik, yakni Setrika Areng Laundry.

                Hampir dipastikan, siapapun yang mendengar untuk pertama kali pasti akan mengira outlet laundry dengan dominasi warna hijau tersebut menggunakan setrika berbahan arang sebagai panasnya. “Saya sengaja mencarai nama yang unik dan otentik,” kata Adhi Nugroho menjelaskan maksudnya menggunakan nama tersebut.

                Pada awalnya memang selalu ada yang bertanya mengenai sistem setrika yang ia terapkan. Banyak yang mengira laundrynya benar-benar menggunakan setrika dari arang. Tetapi kini, keunikan nama tersebut telah berubah menjadi brand yang melekat di hati pelanggannya.

                Outlet laundry yang berada di Jalan Ahmad Sobana Kota Bogor itu kini menjadi salah satu laundry ternama di kota hujan tersebut. Dengan omzet kiloan mencapai 300 kg dan 100 lembar laundry satuan perhari laundry ini menjadi salah satu laundry tersibuk.

                Untuk urusan textile care, Adhi memang memiliki pengalaman segudang. Tahun 1999 – 2003, Adhi pernah bekerja di perusahaan pengujian produk. Salah satu yang ditangani Adhi adalah pengujian kain untuk ekspor. Adhi juga pernah menjadi professional laundry testing di Jakarta. Ia memeriksa setiap detail hasil layanan laundry atau kulaitas kain yang diterimanya.

                Bukan hanya itu, Adhi juga pernah bekerja di perusahaan produsen produk olahraga terkenal berkelas internasional. Ia bekerja di sebuah laboratirum garmen untuk perusahaan tersebut. Ia juga pernah bekerja untuk Tommy Hilfiger, sebuah merek fashion ternama.

                Dengan pengalaman di textile care sebanyak itu, Adhi ingin menjadi wiraswastawan yang expert di bidangnya, yakni menjadi pengusaha laundry. Kini, laundry dengan dominasi warna hijau itu menjadi laundry kebanggaannya. Meski begitu, Adhi mengaku belum tertarik untuk membuka cabang.

                Pada kesempatan tersebut, kami juga mewawancarai salah satu pelanggan setia Setrika Areng Laundry. Namanya Ebdung Tripriharto. Ebdung adalah salah satu training NLP yang cukup terkenal di Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Ebdung bercerita mengenai SAL yang ia kenal sejak pertama kali buka.

                “Pak Ebdung inilah yang justru komplain saat harga laundry satuan di sini masih murah,” kata Adhi memperkenalkan Ebdung. Hal tersebut disambut tawa oleh Ebdung. Ebdung mengakui, layanan SAL sudah lebih dari memuaskan. “Makanya waktu itu saya komplain, laundry ini kualitasnya melebihi laundry ternama tapi tarifnya terlalu murah,” sambung Ebdung.

                Ebdung menambahkan, sebagai pelanggan yang membutuhkan kecepatan, kebersihan serta kualitas layanan yang mumpuni, ia puas meski harus membayar lebih mahal. Baginya, kepuasan tersebut memang belum tentu bisa dijabarkan dalam nilai rupiah.

                Hal itu diamini oleh Adhi Nugroho. Ia selalu meminta kritik saran dari pelanggan setia seperti Ebdung tersebut. Dari situlah volume penjualan SAL terus meningkat dan menjadi salah satu laundry rujukan. Bahkan laundry dengan 14 orang karyawan ini juga kerap menjadi tempat untuk studi banding, referensi pelatihan kewirausahaan sampai pelatihan persiapan menjelang pensiun beberapa instansi di Bogor dan Jakarta.

                Adhi juga terus menggarap potensi pasar yang ada. Selain laundry pakaian, ia juga telah mempersiapkan tim dan peralatan untuk laundry karpet, sofa dan spring bed. Beberapa instansi di sekitar kota Bogor telah menjadi pelanggan SAL.

                Selain itu, suami dari Frisca Sihombing ini juga kerap diundang menjadi pembicara di berbagai seminar dan motivasi bagi para pebisnis di berbagai kesempatan. Salah satunya adalah ketika Asosiasi Laundry Indonesia Jawa Timur mengadakan acara di Kota Batu, bulan Oktober lalu. Adhi Nugroho menjadi salah satu pembicara di acara tersebut.

Bagikan Sekarang!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares